Saya Penjaga Gereja, Pdt.

Seorang pendeta yang baru ditempatkan di sebuah jemaat, mendapat giliran untuk berkhotbah.

Hari itu, banyak jemaat yang menghadiri kebaktian. Si Pendeta mulai naik ke mimbar dan segera mulai berkotbah.

Saat itu, waktu menunjukkan pukul 10.00. Pendeta itu asyik berkotbah hingga tidak terasa dia sudah berkhotbah selama 1 jam 30 menit. Beberapa anggota jemaat sudah ada yang pulang.

Namun, khotbah pendeta belum juga selesai. Hingga tersisa lima orang anggota jemaatnya. Pendeta sudah berkhotbah selama 2 jam 10 menit. Akhirnya, hanya tersisa seorang kakek yang masih berada di dalam gereja. Khotbah si pendeta selesai pukul 13.30.

Si pendeta segera turun dari mimbar, dan menemui kakek itu.

“Luar biasa. Walaupun anda sudah tua, tapi anda tetap rindu mendengarkan khotbah saya.” Kata si pendeta

“Maaf, pendeta. Saya adalah penjaga gereja. Kalau saya pulang tadi, siapa yang akan mengunci pintu gereja? Makanya saya menunggu sampai pendeta selesai berkhotbah.”

Wkwkwkwkkkk…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s