Marah Vs Cinta

Seorang ayah yang baru saja membeli mobil barunya dengan harga mahal, merasa sangat bangga. Dia memarkirkan mobil barunya itu di halaman rumahnya.

anak wanita nya yang masih berusia enam tahun menatap mobil itu dengan wajah berseri-seri.

Ketika ayah dan ibunya sedang berada di dalam rumah, wanita kecil itu mengambil sebuah batu yang cukup runcing, dan ia membuat tulisan-tulisan di mobil baru itu. Setelah selesai membuat karyanya itu, anak kecil itu berlari kecil ke dalam rumah, dan memanggil kedua orangtuanya untuk melihat hsil karya nya itu.

“Pa…Ma…ayo kesini. Coba lihat tulisan ku. Bagus, kan?” Dengan senyuman polos di wajahnya.

“Mana tangan yang kamu gunakan untuk mencoret mobil ini?” Tanya ayahnya

“Dua-duanya.” Sahut si anak.

Melihat mobil barunya yang dicoret-coret itu, si ayah begitu marah. Dibukanya ikat pinggangnya dan memukul kedua tangan anaknya berkali-kali. Tidak puas dengan itu, dia memukul anaknya menggunakan besi ikat pinggangnya.

“Paaa…aaa…am…am…pun, pa.” Teriak anak kecil itu.

Ibunya tidak dapat berbuat apa-apa. Karena ibunya juga merasa sangat kesal.

Setelah melihat darah bercucuran dari tangan anak itu, barulah si ayah berhenti memukulnya.

“Ayo, pak. Kita kedalam saja. Biarkan dia disitu.” Kata ibunya

Ayah dan ibu anak kecil itu masuk kedalam rumah, dan membiarkan anak mereka maringis kesakitan.

“Hiskskskskk…skskkskksskkk…”

“Nak, mari bibi bantu.” Ajak pembantu di rumah itu.

Pembantu itu membawa anak kecil itu ke kamarnya, dan mencoba menghentikan tangisan anak kecil itu. Diambilnya air hangat dan kain, dan membersihkan darah dari luka di tangan anak itu. Sejak pagi hari itu, ayah dan ibunya tidak mempedulikan keadaan anaknya lagi.

Keesokan harinya, pembantu tersebut menemui ayah gadis kecil itu.

“Tuan, anak tuan badannya panas.”

“Kasih minum saja dulu.” Jawab ayah si anak.

Si anak tidak mau makan. Dia terus menangis.

Keesokan harinya, pembantu itu menemui ayah gadis itu.

“Tuan, anak tuan sudah dari kemarin tidak mau makan. Badannya makin panas. Luka di tangannya mulai membusuk.”

Akhirnya, kedua orangtua anak itu membawa anak mereka ke rumah sakit.

“Tangan anak bapak dan ibu harus diamputasi keduanya.” Kata dokter.

“Apakah tidak bisa diobati, dok?” Tanya istrinya.

“Tidak bisa, bu. Kedua tangannya sudah membusuk.”

Akhirnya kedua tangan anak itu diamputasi.

Ketika sadar setelah dioperasi selama empat jam, dan ketika membuka matanya, anak itu melihat wajah kedua orangtuanya. Dia begitu takut. Saat dia ingin memegang tangan ayahnya, dia merasa aneh, karena tangannya tidak ada. Dia memperhatikan dengan seksama. Dan memang betul, kedua tangannya tidak ada. Si anak mulai menangis dan memohon kepada kedua orangtuanya.

“Paa…aaa..Ma…aaa..Tolong kembalikan tangan saya. Sa…saya…jan..ji..ti…tidak..akan..memcoo…coret mobil…la…lagi..” Dengan tersedu-sedu.

Kedua orangtuanya tidak dapat berkata apa-apa. Mereka hanya menangis.

“Nak, maafkan ayah. Permintaan mu tidak dapat ayah kabulkan.”

“Kenapa, pa?”

“Karena tanganmu sudah diamputasi. Karena lukanya sudah membusuk.”

Si anak terus menangis.

Ketika sudah diperbolehkan pulang oleh dokter, kedua orangtuanya membawa anak mereka ke rumah.

Sesampainya dirumah, ayah dan ibunya cepat-cepat ke garasi, dan melihat apa yang telah dibuat anak mereka.

Di mobil itu, si anak membuat sebuah gambar keluarga:

Dan tulisan: “AKU SAYANG AYAH DAN IBU”

Melihat gambar dan tulisan itu, kedua orangtuanya tak dapat berkata, hanya airmata yang dapat mengungkapkan isi hati mereka.

Kesimpulan: MARAH dan CINTA tidak ada batasnya.

pilihlah CINTA untuk mendapatkan hidup yang lebih indah.

BENDA adalah sesuatu yang kita gunakan, dan MANUSIA adalah yang harus kita CINTAI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s