Sistem Imun

Mungkin sebagian kita berpikir bahwa sistem kekebalan tubuh kita berarti sel darah putih.

Tapi, ada juga sistem kekebalan tubuh perisai permukaan yaitu: Kulit, batuk, bersin, asam lambung, airmata, juga merupakan sistem kekebalan kita.

Kulit melindungi tubuh dari bakteri dan kuman-kuman.

Batuk; saat kuman masuk dalam tubuh bersama udara yang di hirup, maka tubuh akan meresponnya untuk tetap menjaga tubuh. Dengan batuk, kuman-kuman akan keluar dari tubuh.

Bersin; sama halnya dengan batuk. Bersin adalah respon tubuh terhadap adanya kuman yang masuk dalam tubuh.

Asam lambung; kita tidak bisa menjamin kalau makanan yang kita makan bersih 100% dari kuman. Untuk itu, saat kuman masuk dalam tubuh (lambung) bersama makanan yang dimakan, asam lambung akan membunuh kuman-kuman tersebut.

Air mata; Coba ingat saat mata anda kemasukan sesuatu. Kelenjar air mata akan memproduksi air mata dalam jumlah tertentu untuk mengeluarkan benda tersebut.

Sel Darah Putih

Sel darah putih ini terdiri dari :

Granulosit:

Basofil, Eosinofil, Neutrofil

Agranulosit:

Monosit dan Limfosit.

Nah, yang merupakan fagosit atau bertugas memakan kuman dalam tubuh adalah Basofil, Eosinofil dan Neutrofil.

Otak sel imun adalah limfosit.

– Imunitas Selular (Limfosit T)

Dalam tugasnya untuk membunuh kuman, Limfosit ini tidak bisa langsung bertemu untuk membunuh mikroorganisme. Limfosit T akan menggunakan perantara atau sel pembantu. Sel pembantu ini juga termasuk Basofil, Eosinofil, Neutrofil dan Monosit.

Bila akan membunuh mikroorganisme, Limfosit T akan langsung “menembak” atau membunuh mikroorganisme pada DNA nya.

Limfosit T bekerja dengan mengaktifkan:

1. Sel T Memory: Untuk mengingat jenis mikroorganisme yang sudah dibunuh atau yang pernah menyerang tubuh manusia. Sehingga, apabila ada lagi jenis mikroorganisme yang sama ingin masuk ke dalam tubuh, maka sistem imun ini akan cepat membunuh mikroorganisme tersebut. Hal inilah yang menyebabkan kecenderungan seseorang untuk tidak menderita penyakit yang sama untuk kedua kalinya.

2. Sel T Pembunuh: Untuk membunuh mikroorganisme

– Imunitas Humoral ( Limfosit B)

Dalam tugasnya untuk membunuh mikroorganisme, Limfosit B bisa langsung bertemu mikroorganisme tersebut. Limfosit B akan mengaktifkan plasma sel dan sel b.

Sel B akan memproduksi immunoglobulin (Ig) yang akan membunuh mikroorganisme. Jenis-jenis Ig: G, A, D, E, M.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s