Penyakit Jantung Koroner

Penyakit ini adalah penyakit yang mengancam dunia, baik di negara berkembang, terutama di negara maju. Ini merupakan penyakit mematikan yang ditakuti semua orang.

Penyakit ini merupakan ketidaksanggupan jantung akut (timbul yang tiba-tiba) maupun kronis (perlahan) yang timbul karena kekurangan suplai darah pada myokardium sehubungan dengan proses penyakit pada sistem nadi koroner.

Ini dapat disebabkan juga oleh Arteriscerosis (penyakit penebalan atau pengapuran pada dinding pembuluh darah).

Beberapa penyebab yang dapat memicu terjadinya penyakit ini antara lain:

a. Faktor non-dieter:

  • Sejarah keluarga (genetik)
  • Penyakit yang bertalian (diabetes dan hypertensi)
  • Kurang gerak badan (Olahraga), tekanan psikologis
  • Merokok

b. Faktor yang bertalian dengan diet:

  • Meningkatnya lemak dalam darah (Hyperlipidaemia)
  • Karbohidrat
  • Berat badan yang berlebihan
  • Faktor mineral, protein

Sejarah Keluarga; Apabila ada ayah atau ibu mengidap penyakit ini, maka kecenderungan terjadinya penyakit yang sama pada anak mereka ada.

Diabetis; penyakit metabolik yang terutama berkaitan dengan kelenjar pankreas, yang dapat mempengaruhi kerja insulin dan penyimpanan gula dalam darah.

Kurang gerak badan; Tubuh kita adalah mesin yang sangat perlu untuk dijaga kebugarannya. Kebanyakan waktu yang digunakan di depan tv atau tempat tidur tanpa melakukan aktivitas fisik merupakan penyebab terjadinya penyakit miokard ini.

Kebanyakan orang terlalu memanjakan diri mereka, dengan tidak mau menggunakan sedikit saja waktu mereka untuk berjalan kaki atau berolah raga. Inilah kecenderungan yang terjadi di tempat ramai dan sibuk.

Kurangnya aktivitas fisik membuat sel-sel tubuh pun tampak lemas menjalankan fungsi rekontruksi tubuh. Akibatnya, sel-sel darah juga tidak dapat bekerja dengan maksimal.

Aktivitas fisik yang cukup dapat membantu sirkulasi darah untuk bekerja dengan baik.

Merokok; dapat meningkatkan kadar racun nikotin dalam jantung, yang menyebabkan ketidakaturan jantung dan memasukkan zat kimia catecolamine ke sistem pembuluh darah. (Pemasukan racun dalam tubuh). Racun dalam rokok dapat merusak fungsi sel darah dalam mengikat oksigen. Akibatnya, sel darah tidak mendapat cukup oksigen dalam rekonstruksi sel.

Meningkatnya lemak dalam darah; Lemak yang tertimbun dalam darah, dapat menghambat jalannya darah ke berbagai tempat.

Akibat timbunan lemak ini di pembuluh darah, maka darah tidak bisa sampai ke beberapa tempat yang dibutuhkan tubuh, termasuk pada jantung. Ketidak terpenuhinya makanan bagi myokard ini, menibulkan matinya myokard.

Karbohidrat dan lemak jenuh menimbulkan reaksi yang tinggi, sehingga jika kedua jenis makanan ini dimakan bersama-sama, kadar plasma trygliceride naik dengan cepat.

Tekanan darah sistolik; Bila otot jantung berkontraksi dan memancarkan darah ke aorta yang mengirimkannya ke sistem arteri tubuh.

Tekanan darah diastolik; Diantara denyutan, terjadi fase istirahat sejenak, tekanan darah berhenti sesaat pada pembuluh nadi.

Tekanan diastolik yang paling diperhatikan (terpenting). Jika angka tersebut terus naik, berarti jantung bekerja melawan tekanan, sehingga pekerjaannya bertambah berat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s