Stroke hemisfer kanan

  • Hemiparese sebelah kiri tubuh
  • Penilaian buruk
  • Mempunyai kerentanan terhadap sisi kontralateral sebagai kemungkinan terjatuh ke sisi yang berlawanan
  • Hemiparese adalah kelemahan sebagian anggota tubuh
  • Di dalam serebrum (otak) terbagi menjadi 2 bagian, yaitu hemisfer serebral (cerebral hemisphere). Hemisfer ini dihubungkan oleh kumpulan serabut yang cukup banyak yang di sebut dengan korpus kalosum (corpus callosum). Secara umum hemisfer kanan mengntrol sisi kiri tubuh dan hemisfere kiri mengontrol sisi kanan tubuh. Begitu juga dengan tugas hemisfer memiliki tugas dan bakat masing-masing. Pada kebanyakan orang, bahasa di proses terutama oleh hemisfer kiri yang umumnya memiliki fungsi khusus dalam menangani tugas-tugas yang bersifat logis, simbolik, dan berangkai. Hemisfer kanan berhubungan denagn tugas-tugas spasial-visual, mengenali wajah, serta kreasi dan apresiasi terhadap seni maupun musik. Meskipun demikian dalam aktivitas mental, kedua hemisfer ini saling bekerja sama dimana masing-masing hemisfer memberikan kontrbusi yang berharga (Carole Wade dan Carol Tavris, Psikologi: 2007). Otak itu sebagai pusat tempat berkumpulnya jaringan-jaringan saraf, tempat untuk mengembangkan semua kecerdasan, terutama kecerdasan kognitif (intelektual).

otak besar terbagi lagi menjadi dua bagian yaitu hemisfer kiri dan hemisfer kanan. Pada bagian hemisfer inilah sistem motorik dan bahasa tersimpan, dimana system motorik, data visual, intuisi dan body language tersimpan dalam hemisfer kanan sedangkan hemisfer kiri merupakan tempat pengatur bahasa, berhitung, logika dan komunikasi secara umum. Perbedaan fungsi hemisfer kiri dan hemisfer kanan diiringi dengan dominasi salah satu diantara keduanya. Sebagian orang memiliki fungsi hemisfer kiri lebih dominan sehingga dalam kehidupannya cenderung lebih unggul di bidang bahasa, logika, dan matematika sedangkan sebagian yang memiliki fungsi hemisfer kanan lebih dominan maka imajinasi dan kreatifitasnya lebih tinggi. Diantara hemisfer kiri dan hemisfer kanan terdapat korpus kolosum yang berfungsi sebagai penengah atau penyeimbang diantara kedua hemisfer. Jadi, dengan adanya korpus kolosum ini maka sekalipun salah satu hemisfer merupakan bagian yang dominan namun hemisfer yang lain masih tetap berfungsi secara normal. Artinya, meski seseorang dengan dominan otak kiri masih bisa memiliki minat terhadap musik yang seharusnya diatur oleh hemisfer kanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s