Kuda Kristen

Ada seorang pria setengah baya yang memelihara seekor kuda berumur lima tahun. Suatu kali, laki-laki ini berpikir untuk menjual kudanya dengan harga yang mahal.

“Ah, saya mau membuat kuda ini menjadi kuda Kristen”. Katanya dalam hati.

Keesokan harinya, laki-laki ini mengajari kudanya untuk bisa mengerti beberapa kata perintah.

“Haleluyaaaa….” Laki-laki ini berteriak, sambil memukul kudanya untuk berjalan. Ketika dia berteriak lebih kencang lagi, “Haleeeluuuuyaaaa…” Terus memukul kudanya, sehingga kuda ini berlari makin kencang.

“Amiiiinnnn…”. Laki-laki ini berteriak, sambil menarik kekang kudnya. Seketika itu juga, kuda itu berhenti berlari.

Inilah yang terus laki-laki ini ajarkan.

Sehingga suatu kali, berita ini tersebar diseluruh desa itu. Dan ada seorang pendeta yang tertarik dengan kuda itu. Pendeta itu pergi ke laki-laki tadi dan mau mencoba kuda Kristen itu sebelum dibeli.

Pendeta itu menunggangi kuda itu, dan berkata “Haleluya”.

Seketika itu juga, kuda tersebut langsung berjalan, tanpa harus dipukul.

“Haleluya”. Teriak pendeta dengan lebih kuat. Kuda itu juga mulai berlari kencang.

“Amin”. Kata pendeta. Kuda itupun berhenti.

“Wah, luar biasa kuda ini. Ini benar-benar kuda Kristen. Saya mau membelinya.”

Setelah membayar harga kuda dengan mahal. Pendeta itu membawa pulang kuda yang dibelinya.

Suatu hari, pendeta ingin berjalan-jalan dengan kuda itu. Ditungganginya kuda itu. “haleluya” kuda itu mulai berjalan.

“Haleluya” Teriaknya lebih kencang. Kuda pun berlari kencang.

Hingga tak sadar, didepan ada jurang dalam. Pendeta gugup, tidak tahu cara menghentikan kuda itu. Dia mencoba beberapa kata yang diingatnya untuk menghentikan kuda itu.

“Syukur”. Kuda itu tidak berhenti.

“Mulia” Kuda itu juga tidak berhenti.

“Kejadian”

“Matius”

“Maleakhi”

“Adam”

Sudah banyak kata yang dicoba, tapi kuda itu tak berhenti. Akhirnya pendeta itu berdoa:

“Ya Bapa, tolong saya. Saya hampir mendekati jurang. Tolong hentikan kuda ini. Amin”. Kuda itu langsung berhenti, tepat satu meter di depan jurang. Pendeta sangat senang. Sehingga dia mengucapkan syukur pada Tuhan dan berteriak “Haleeeeluuuyaaaaa…”

Kuda itu pun masuk ke jurang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s