Pohon Apel

Seorang pria memutuskan untuk berteduh dibawah rindangan pohon apel, setelah berjalan mengelilingi kebun buahnya. Dia bersandar di batang pohon apel itu, dan melihat ke atas pohon.

Matanya tertuju di buah yang dihasilkan pohon itu. Akhirnya dia mulai berpikir dan berbisik dalam hatinya : “Tuhan ini tidak adil. Kenapa pohon apel ini pohonnya sangat besar, tetapi buahnya kecil saja. Sedangkan, pohon labu, pohonnya kecil tapi buahnya besar. Ah, Tuhan tidak adil.”.

Setelah berkata seperti itu dalam hatinya, pria tersebut tertidur di bawah pohon itu, dengan angin sepoi yang berhembus, menambah suasana tenang dan sepi.

Tiba-tiba, pria tersebut sangat kaget dan langsung terbangun, karena sebuah apel jatuh dari pohon apel itu, dan mengenai hidungnya. Dengan refleksnya, pria tersebut berdiri dan berkata: “Tuhan adil, Tuhan adil. Coba saja buah apel ini sebesar buah labu, pasti wajah saya hancur semuanya”.

Kesimpulan: Apa yang kita anggap tidak baik yang diberikan Tuhan, sebenarnya itulah yang terbaik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s